Monday, October 8, 2012

Belajar dari Sejarah Asia Menuju Komunitas Asia (resume mbk)


TUGAS RESUME MATA KULIAH METODE BERPIKIR KREATIF
BELAJAR DARI SEJARAH ASIA MENUJU KOMUNITAS ASIA
“Memahami Sejarah Menjadi Elemen Penting dalam Membangun Masa Depan Bangsa”
Narasumber : Bapak Nana Supriatna
Jumat, 5 Oktober 2012

            Indonesia pada tahun 2050 menurut Martin, akan menempati posisi ke 7 setelah China, AS, India, dan beberapa negara lainnya. Merupakan sebuah prediksi yang sangat positif dan optimis bahwa Indonesia disebut sebagai bangsa dengan potensi kekuatan yang sangat besar. Prediksi tersebut salah satunya didasari dari peristiwa beberapa saat lalu manakala kebanyakan negara-negara adidaya mendadak jatuh perekonomiannya, sedangkan Indonesia yang tidak terlalu menggantungkan perekonomiannya pada ekonomi global, dapat tetap bertahan dengan sektor KUKMnya.  Sebagai orang Indonesia, kita patut berbangga, tentu saja. Namun juga kita dihadapkan pada suatu kenyataan di tahun 2012 kini, melihat Indonesia yang belum juga ”bangkit”, hingga timbul suatu pertanyaan, apakah Indonesia mampu?
            Mari kita mulai dengan melihat kondisi Indonesia dengan segala permasalahannya kini. (1) Kualitas SDM Indonesia seakan-akan lebih rendah dibandingkan negara-negara Asia lainnya seperti Jepang, Korea, Singapura, dan Taiwan. Padahal banyak tenaga kerja Indonesia juga dibanggakan di luar negeri, dan dicari karena kualitasnya. Justru kualitas SDM Indonesia sangat baik, hanya saja dalam proses penyiapan SDMnya belum terjadi kemerataan, serta kurang dihargai di negeri sendiri. SDM Indonesia yang berkualitas di luar negeri akhirnya banyak berkontribusi di luar didukung pula oleh kemudahan fasilitas yang disediakan oleh negeri luar. (2) Budaya inward looking masih mendominasi dibandingkan outward looking, termasuk di kalangan akademisi.(3) Jumlah entrepreneur (insan mandiri) masih kurang dari 1 % dari jumlah penduduk.(4) Pola pikir masyarakat konsumtif, masih sebagai konsumen bukan produsen.Contohnya Indonesia menjadi sasaran empuk dalam mempromosikan gadget terbaru, yang kemudian menjangkiti seluruh kalangan. (5) Praktik demokrasi belum menggambarkan hakikat demokrasi, yaitu equal before the law, dan social justice. Proses pemilihan pemimpin kerap hanya semarak saat pesta Demokrasi, menjelang waktu pemilihan. (6) masih banyak konflik antar golongan.(7) Industri kreatif masih ada yang mengekor/mengikuti budaya lain, belum semua punya identitas sendiri.
            Bangsa Indonesia memiliki sejarah panjang yang sarat makna. Beberapa masalah sejarah Masyarakat Indonesia : (1) Kita seharusnya memiliki etos belajar dari kemajuan bangsa penjajah. Kalau kita tengok negeri Korea saat ini, sebenarnya semangat mereka tak lepas dari sejarah panjang mereka. Mereka bertekad untuk mengalahkan negeri yang pernah menjajah mereka (Jepang). Kini mereka dalam perjalanan menuju visi besar itu. Kini Korea sangat pesat, dan visi mereka untuk mengalahkan Jepang menjadi motivasinya yang mengakar. Kini pertanyaannya, adakah bangsa Indonesia memiliki niat untuk mengalahkan penjajahnya terdahulu? Dalam hal yang positif tentu. Mungkin sampai saat ini masih banyak dari kita yang terus berpikir bahwa Indonesia tidak mungkin bisa mengalahkan Jepang misalnya, atau Belanda. Kenyataannya bangsa yang kalah akan mengekor pada bangsa yang menang. Belanda dengan segala infrastuktur yang sangat baik, public transport yang nyaman, serta masyarakat yang kebanyakan menggunakan sepeda untuk aktivitasnya. Indonesia kini? Toilet identik dengan kata kumuh, jalanan yang macet, infrastuktur yang buruk, dan baru mulai menyuarakan kampanye bike to campus? Tapi semakin banyak yang sadar, Indonesia pasti bisa. (2) Indonesia juga diwarisi budaya kekerasan dalam suksesi kekuasaan. Dalam sejarah panjang Indonesia, beberapa kerajaan tumbang karena perang. Kini, proses pemilihan kepala daerah juga tak lepas dari kasus seperti itu. Ada sesuatu yang harus diperbaikin dari pola pikir mengenai sebuah kekuasaan. (3) Negeri Bahari telah mengubah orientasi laut ke darat. Saya kurang memahami poin ini, mungkin potensi kelautan yang dimiliki Indonesia tersingkirkan oleh potensi daratan yang juga Indonesia mililki.

ASIA, PUSAT BARU DUNIA
            Kishore Mahbabani (2010) dalam The New Asia Hemisphere mengatakan beberapa alasan mengapa Asia menjadi Pusat Baru Dunia. (1) Asia mengadopsi Barat dengan meniru konsep pasar bebasnya (AFTA). (2) Asia meyakini peran sains dan teknologi. (3) Budaya meritokrasi.Apresiasi kemampuan bukan karena kedekatan dengan rezim.(4) Pragmatisme.Contoh di India kini sistem kasta dihapuskan demi kemajuan. (5) Budaya perdamaian. (6) Penegakan hukum.Contoh di China sudah berani tegas memberlakukan hukum mati bagi koruptor. (7) Pendidikan.
Beberapa latar belakang historis mengapa Asia menjadi pusat dunia baru adalah bahwa dari negara-negara Asia lah sistem kepercayaan besar dunia lahir dan berkembang (Islam, Hindu, Buddha, Taoisme, dll), serta budaya migrasi ke berbagai belahan dunia lain.

 
BELAJAR DARI NEGERI TERBAIK ASIA
1.      China
Kini China disebut-sebut sebagai simbol peradaban dunia. Ekspansionis dalam setiap dinasti. Dapat mengatasi kemajemukan dan menyatukannya dalam sebuah identitas. China juga memiliki ajaran filosofis konfusianisme. Serta adanya pragmatisme para pemimpin besar.
2.      Jepang
Semangat bushido dari budaya lokal. Lebih baik mati terhormat daripada hidup menanggung malu. Disiplin dan punya etos kerja tinggi.
3.      Korea
Semangat mengalahkan penjajahnya (Jepang). Bukan dendam, melainkan menjadikannya sebagai motivasi terkuat untuk dapat berkompetisi dalam segala hal. Sistem pendidikan melalui kearifan lokal. Sangat kooperatif secara internal, dan kompetitif di luar. Salah satu makanan tradisional Korea yang merupakan kol fermentasi (kimchi) merepresentasikan bahwa Korea sangat mengenal negerinya serta dapat memanfaatkan potensinya. Kesempatan menanam hanya 1 masa, sehingga sayuran disimpan dengan teknik fermentasi agar dapat dimakan kapanpun, dengan kualitas gizi yang juga semakin baik. Mungkin ini merupakan cara mereka, “How to prepare the future.” Korea juga berpikir tentang peradaban sungai. Yang bila dibandingkan dengan Indonesia kini, Indonesia belum sadar akan pentingnya sumber air dan hutannya.
Dari semua paparan di atas, bangsa Indonesia harus bersatu mencapai visi bersama. Sabang sampai Merauke tetap kuat. Kekayaan Indonesia disadari sebagai potensi yang harus dioptimalkan sebaik-baiknya. Sejarah Indonesia juga telah menunjukkan betapa kuatnya bangsa Indonesia, serta mampu dalam berkompetisi dengan bangsa-bangsa lainnya, bersinergi dengan komunitas Asia. Semua bisa, kalau kita yakin dan mau berusaha.


SESI DISKUSI DAN TANYA JAWAB
·      Mengapa Indonesia itu lebih sering memperbaiki infrastuktur namun terus menerus menghabiskan biaya,  daripada membuat infrastuktur baru?
Ketika kita sudah menyetujui ekonomi bebas seharusnya kita juga corncern pada pembenahan infrastuktur, agar pendatang merasa nyaman juga. Bila meyakini bahwa sektor pariwisata kita sangat berpotensi, perbaiki, perbaiki semuanya. Bandara Soekarno hatta sebagai bandara terbesar ke sekian, tapi levelnya masih rendah. Bagaimana pendatang dan kita sendiri akan nyaman?
Kita ketahui jalur pantura dilapisi setiap tahunnya untuk mengakomodasi kebutuhan jalan masyarakat. Perbaikan bersifat sementara, karena setelah itu rudak kembali. Mahal, dan pasti banyak mafia proyek. Karakter ketika mendapat proyek, adalah pikiran jangka dapur, bukan jangka panjang.

·         Solusi apa yang tepat untuk meningkatkan budaya meritrokrasi di Indonesia?
Gerakan massive masyarakat secara elegan dan intelek. Sebagai pemikir, penyumbang solusi, bukan pola pikir birokrasi yang berbelit. Suara suara kaum intelektual harun disuarakan. Memperluas kesempatan tanpa memandang kedudukan. Solusi terbaik? Kita pikirkan bersama.

·         Apa maksud dari Entrepreneur tadi?
Yang mandiri, bisa membaca peluang, berpikir jangka panjang.

·         Apa yang bisa dimaksimalkan dari sejarah panjang Indonesia untuk kemajuan?
Potensi nasionalisme kita yang tinggi

·         Tujuan dari terbentuknya komunitas Asia?
Ketika tergabung dalam sebuah komunitas, tentu harapannya semua yang tergabung dapat maju bersama. Dapat saling meniru hal-hal yang baik yang bisa di contoh. Menjadi komunitas yang kuat dan solid di dalam, serta punya kekuatan besar di kancah internasional.



* * * * * * *  
Dibuat sebagai tugas resume mata kuliah Metode Berpikir Kreatif ketiga yang saya ikuti (tugas 1 dan 2 nya dikerjain dadakan pisan 1 jam sebelum kuliah, jadi parah -_-), yang disupport oleh One Asia Community. Banyak istilah yang belum ngerti sih, sambil jalan aja atuh ya. Seru banget! :D tiap kuliah selalu dapet snack lagi hehe :p